Setiap orang tentu ingin hidup layak. Setidaknya tinjauan layak ini adalah terpenuhinya kebutuhan pokok dalah kehidupannya. Kebutuhan pokok manusia memang banyak. Tetapi yang biasa kita kenal ialah kebutuhan primer berupa pangan, sandang dan papan.
Ketiga kebutuhan pokok tersebut kalau kita terjemahkan ialah pangan maksudnya makanan dan minuman. Maksud sandang yakni pakaian. Sedangkan papan maksudnya rumah. Untuk yang terakhir berupa rumah ini tentu sangatlah penting kita bahas. Ada banyak diantara teman-teman yang bermimpi punya rumah sendiri. Berbagai usaha dilakukan untuk hal itu.
Diantaranya ada yang melakukan Take over KPR. KPR merupakan Kredit Pemilikan Rumah. Punya rumah sendiri memang banyak caranya. Ada yang membeli tanah terlebih dahulu. Kemudian dari tanah yang sudah dibeli itu kemudian dibangun pondasi rumah. Setelah selesai membangun pondasi lalu dibangunlah rumah.
Prosesnya lama memang. Tetapi secara bertahap akhirnya pun jadi rumah tersebut. Lelah dan payah dalam membangun rumah ini tidaklah dijadikan sesuatu alasan untuk tidak melakukannya. Sebab memiliki rumah merupakan impian yang sudah lama didambakan.
Ada pula skema Take over KPR Top up dalam memiliki rumah. Cara ini adalah proses mengajukan kredit yang baru. Kredit yang baru ini digunakan untuk melunasi kredit KPR lama. Ada banyak tujuan mengapa mereka memilih skema tersebut.
Diantara alasan tersebut yakni agar mendapatkan suku bunga lebih rendah dari sebelumnya. Kemudian tenor pun bisa lebih panjang, bisa melakukan pencairan dana tunai. Yang terakhir kita akan memperoleh selisih nilai properti dan juga sisa utang. Itulah alasan yang biasa digunakan mereka yang melakukan skema take over KPR top up.
Beberapa pihak khususnya kalangan muslimin memiliki pandangan lain terhadap sistem kredit perbankan. Mereka menyebut hal tersebut dilarang oleh agama. Maka untuk teman-teman dari kalangan kaum muslimin bisa memilih sistem perbankan syariah. Sistem syariah kini sudah banyak diperkenalkan ke masyarakat luas.
Bahkan teman-teman pun saya yakin sudah mengenal sistem syariah tersebut. Dengan sistem syariah tersebut diharapkan bisa membuat ketenangan. Tentu saja juga tidak melanggar aturan agama. Memiliki rumah menjadi harapan semua orang. Ada banyak manfaat ketika kita punya rumah. Diantaranya adalah:
1. Dapat meningkatkan kualitas hidup
Kehidupan sehari-hari yang kita jalani sudah semestinya ingin dibuat berkualitas. Makna berkualitas ini tentu sangat banyak. Tidak hanya dipandang sebagai sebuah wacana saja. Namun, maksud berkualitas secara khusus adalah timbulnya perasaaan dalam diri sang pemilik rumah. Merasa puas dan bangga ia sudah punya rumah sendiri. Tingkat percaya diri pun akan tumbuh baik. Dari sini maka kesuksesan akan lebih mudah diraih.
2. Rumah tangga akan lebih stabil
Setiap orang pada usia tertentu akan menikah. Setelah menikah maka ia akan membangun rumah tangga. Dalam menjalani hidup berumah tangga maka perlu adanya rumah. Sebab dengan memiliki rumah sendiri maka seluruh anggota keluarga akan stabil kehidupannya. Tidak mudah berpikir untuk pindah tempat tinggal. Tak pula berpikir untuk memperpanjang atau memperpendek masa mengontrak rumah. Pikirannya bisa lebih fokus untuk hal yang lainnya.
3. Melatih hidup mandiri
Memiliki rumah sendiri akan sangat penting dalam melatih hidup mandiri. Tanpa ada latihan seperti ini maka kemandirian akan lebih sulit dicapai. Orang yang punya rumah sendiri akan membentuk kedewasaan. Ia sudah tidak lagi menggantungkan bantuan dari orang tua atau siapa pun.
4. Memiliki aset
Kalau kita hanya mengontrak rumah, maka seumur-umur tak akan berubah kepemilikan rumah tersebut. Kita tidak akan punya aset. Namun saat sudah memiliki rumah maka itu bisa menjadi aset berharga. Rumah menjadi aset yang sangat penting. Bahkan aset untuk jangka panjang. Tatkala kita punya rumah lebih dari satu, maka bisa kita jadikan rumah lainnya itu menjadi sumber penghasilan. Kita akan memperoleh pendapatan pasif di masa mendatang.
5. Pikiran menjadi tenang
Kala pikiran menjadi tenang maka kehidupan rumah tangga pun menjadi tenang. Hidup akan menjadi lebih bahagia.
Begitu pentingnya kita memiliki rumah. Sudah saatnya kita berusaha memiliki rumah. Setahap demi tahap kita bisa memiliki rumah. Dengan berusaha maka sukses di kehidupan akan kita capai.



0 komentar:
Post a Comment