Peluang Usaha Bisnis Hewan Kurban

Usaha Bisnis Hewan Kurban
Peluang usaha bisnis hewan kurban menjanjikan keuntungan yang besar. Pada setiap tahun kita bertemu dengan hari Raya Idul Adha tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijah. Sering pula dinamakan hari raya kurban. Sebuah momen di mana banyak orang mencari hewan berupa unta, kambing, domba dan sapi untuk disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan. Meskipun untuk wilayah Indonesia, jarang yang menggunakan unta kalau pun ada itu sangat kecil sekali jumlahnya. Pada waktu tersebut sangat melimpah yang namanya daging yang beredar di masyarakat. Panitia biasanya mengedarkan tiket pengambilan dan disebar ke warga di sekitar tempat penyembelihan atau masjid setempat.

Menjelang hari tersebut, kalau kita berjalan-jalan ke luar rumah maka akan begitu mudah kita temui di pinggir jalan terpasang banyak spanduk, booklet ataupun iklan-iklan bentuk lainnya yang menawarkan penjualan hewan kurban. Di media online pun kadang juga terpasang iklan seperti itu. Seolah-olah banyak orang berlomba-lomba menyediakan berbagai hewan kurban yang siap dibeli. Bahkan, tak hanya sekedar tulisan atau gambar, beberapa sapi, kambing, maupun domba pun sudah berada di pinggiran jalan untuk siap ditawarkan kepada calon pembeli atau pihak-pihak yang tertarik untuk membelinya.

Beberapa dari mereka memang bercerita bahwa omset penjualan hewan kurbannya sungguh lumayan bahkan amat tinggi. Akan sangat beruntung apabila ada yang sampai memesan dalam jumlah yang banyak, puluhan ratusan atau bisa ribuan. Entah itu dari kambing atau sapi dan domba. Biasanya yang memesan ini dari orang atau lembaga tertentu, bisa pula orang dari luar kota yang ingin menjualnya lagi. Lembaga yang menjadi panitia penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban memang biasanya diamanahi oleh banyak orang. Jumlah orang yang berkurban lewat sebuah lembaga kini memang sedang meningkat. Utamanya orang-orang yang terlalu sibuk dalam pekerjaannya. Tetapi dari penjualan oleh pribadi-pribadi saja sebetulnya sudah meningkat pesat pada waktu menjelang hari idul adha.

Dikarenakan hal ini terjadi setiap tahun, maka bisa segera dimulai persiapannya dari sekarang. Tepatnya kalau sudah mendekati bulan haji. Sekitar 1 bulan setelah lebaran berakhir menjadi masa-masa yang tepat orang mencari hewan kurban. Lalu kita bisa langsung menjualnya dengan melakukan promosi terlebih dahulu tentunya. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam menjalankan usaha ini, diantaranya :

1. Carilah informasi selengkap-lengkapnya tentang hewan kurban
Banyak hal yang harus kita tahu tentang usaha ini. Kita mesti mengetahui mengenai hal ikhwal hewan kurban apa saja yang diperbolehkan untuk ibadah kurban. Dari hewan kurban sapi, kambing, dan domba maka kita perlu mengerti betul ciri-ciri dari sehatnya hewan tersebut. Jangan sampai nanti kita menjual hewan kurban yang kita sebut sehat serta memenuhi syarat namun pada kenyataannya berbeda. Hewan yang kita jual malah memiliki masalah kesehatan. Tentu kejadian seperti ini tidak boleh terjadi karena akan membuat pembeli kecewa. Maka ilmu tentang kesehatan hewan sedikit banyak perlu kita ketahui. Sebagai contoh kita mengenali penyakit pada hewan. Jika terdapat hewan yang jelas-jelas sakit maka kita tak perlu menjualnya kepada paca calon pembeli. Juga tak ketinggalan adalah kita mengetahui perkembangan harga-harga hewan kurban di pasaran. Perlu pula untuk mengenali kemauan calon pembeli atau pelanggan.

2. Seleksilah hewan kurban yang sudah memenuhi persyaratan
Bagaimana bila kita menjual kambing, domba, dan sapi yang tidak memenuhi syarat? Calon pembeli yang tahu hal ini tentu akan meragukan usaha kita. Bisa jadi nanti para pembeli sudah tidak percaya lagi kepada usaha kita. Kalau sudah hilang kepercayaan ini maka akan sangat berbahaya. Menjadi berbahaya sekali kalau si calon pembeli akan bercerita kepada orang lain tentang usaha kita. Hal ini dapat mengakibatkan turunnya kepercayaan terhadap tempat jualan kita. Kesehatan hewan kurban yang akan kita jual harus benar-benar baik. Jangan sampai terjadi adanya hewan yang dibeli konsumen namun ternyata tak bagus atau sakit misalnya. Kita mesti menyatakan bahwa hewan kurban yang kita jual semuanya telah bebas penyakit. Namun, setelah disembelih di tubuhnya didapati cacing pita misalnya. Ini akan menurunkan kredibilatas kita sebagai penjual yang prosefesional. Kita bisa meminta seorang dokter hewan untuk memeriksa dengan teliti tentang kondisi kesehatan hewan yang akan kita jual. Akan bagus sekali bila dimunculkan sertifikat bebas penyakit sebagai tanda hewan tersebut benar-benar sehat. Kini di zaman modern hal itu tentu sangat penting. Mengenai, syarat hewan untuk kurban ialah :
a. Telah berganti giginya atau powel. Untuk kambing atau domba umurnya 1 tahun masuk tahun ke-2 dan sapi umurnya 2 tahun masuk ke tahun ke-3.
b. Tidak rusak matanya, seperti buta dan juling baik sebelah atau kesemuanya.
c. Sakit hewannya
d. Kakinya pincang
e. Kurus sekali, terlalu tua, dan patah tanduknya.

3. Kuasailah teknik menjual dengan baik
Untuk mendapat pasaran pertama tentu harus lebih bersusah payah. Misalnya dengan menyebarkan brosur, pasang spanduk atau pamflet, dan mempromosikannya di internet seperti jejaring sosial facebook atau twitter. Kemudian bisa pula kita membuat proposal kerjasama dengan sebuah lembaga instansi pemerintah atau swasta untuk pengadaan hewan kurban. Yang terakhir ini bisa puluhan, ratusan, dan bahkan ribuan hewan yang biasanya harus disediakan. Hal itu disebabkan sekarang ini lembaga/ instansi lebih mudah melakukan kerjanya. Akan sangat bagus pula jika kita mau bekerja sama secara permanen dengan lembaga yang mereka membutuhkan hewan kurban yang banyak dalam tiap tahunnya. Lembaga yang memiliki program penyaluran hewan kurban misalnya. Mereka butuh sekali hewan kurban yang banyak untuk disalurkan sesuai program yang dimilikinya.

4. Tambahkan bonus menarik
Sangat penting juga untuk menambahkan semisal jaket, kaos atau topi sebagai bonus bagi mereka yang membeli ke tempat kita. Tapi jangan lupa kaos atau topi tadi ditulisi nama dan alamat usaha kita. Sekaligus promosi tentu, sehingga tahun berikutnya akan ingat lagi dengan kita. Bisa pula kita berikan bonus berupa buku, sajadah, dan barang-barang yang mendukung kegiatan ibadah.

5. Tampilkan pelayanan yang ramah, sopan, dan memuaskan
Ekspresi yang ramah akan disukai. Tak lupa, akhlak yang jujur dan disiplin tepat waktu bisa mendongkrak penjualan juga lho. Akhlak yang baik itu akan membuat orang akan senang berhubungan dengannya. Ketika orang senang berhubungan dengan kita sebagai penjual maka akan semakin mudah mengelola penjualan. Bangun pula kepercayaan kepada sesama. Kita pun juga perlu untuk menyediakan fasilitas penitipan hewan kurban sampai waktu tertentu. Biasanya penitipan hewan kurban itu hingga pada sehari sebelum idul adha atau tepat pada hari raya idul adha. Fasilitas pengiriman kepada pembeli juga mesti kita berikan. Kita hendaknya memanjakan mereka.

6. Modal yang cukup
Uang untuk modal memang bagus sekali. Tetapi tak usah terlalu bingung memperolehnya. Bisa dengan mengurangi tabungan kita atau meminjam uang ke saudara yang dekat. Bisa  pula untuk bekerja sama kepada investor yang memiliki uang. Para investor yang punya uang akan sangat senang bila bisa berinvestasi yang menguntungkan. Tetapi, terlebih dahulu kita memang perlu punya tingkat kepercayaan yang baik di mata investor.

Dari uraian di atas, maka sangat penting untuk kita mencoba peluang usaha bisnis hewan kurban ini. Ambilah kesempatan tersebut sebelum orang lain menggunakannya.  Berbagai info usaha memang banyak di lapangan akan tetapi kita pun harus jeli melihatnya berdasarkan waktu yang lagi ngetrend pada saat itu. Semoga bermanfaat dan menambah semangat kita mengembangkan usaha.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Peluang Usaha Bisnis Hewan Kurban